Wong Chun Sen Dukung Peningkatan Pelayanan PGI Medan, Usulan Tambahan Anggaran Dibahas
MEDAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B., menyatakan dukungannya terhadap peningkatan pelayanan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Kota Medan.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus PGI Kota Medan di ruang kerja Ketua DPRD Medan, Selasa (13/10).
Rombongan PGI Kota Medan dipimpin Ketua PGI, Pdt. Obet Ginting, S.Th., M.A., didampingi Sekretaris Pdt. Pardi M. Silalahi, Pdt. Erfinadiruis Laoli, M.Th., serta anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, S.E., bersama sejumlah pengurus lainnya.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkenalkan kepengurusan PGI Kota Medan sekaligus membahas program kerja dan berbagai kegiatan pelayanan gereja yang telah dilaksanakan selama ini.
Dalam kesempatan itu, Pdt. Obet Ginting menjelaskan bahwa PGI berawal dari Dewan Gereja-Gereja di Indonesia (DGI), yang didirikan pada 25 Mei 1950 di Jakarta. Organisasi tersebut dibentuk sebagai wujud kerinduan umat Protestan untuk mempersatukan gereja-gereja di Indonesia dalam semangat mewujudkan Gereja Kristen yang Esa.
Menurutnya, program PGI Kota Medan mencakup pembinaan jemaat, pemuda gereja, istri pendeta, dan sekolah minggu, serta mendukung perayaan Paskah Oikumene dan memperkuat kerukunan serta toleransi antarumat beragama.
Namun, ia mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan berbagai program pelayanan tersebut secara optimal.
“Kami berterima kasih kepada Ketua DPRD Kota Medan yang telah menerima kami. Selama ini, pelayanan PGI Kota Medan terus berjalan, tetapi untuk meningkatkannya secara maksimal, kami membutuhkan dukungan dari DPRD dan Pemerintah Kota Medan,” ujar Obet.
Ia menjelaskan, anggaran PGI Kota Medan yang sebelumnya mencapai Rp1 miliar mengalami penurunan menjadi Rp200 juta pada 2026. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap pelaksanaan sejumlah program, termasuk pelayanan gereja serta perayaan Paskah dan Natal Oikumene.
Karena itu, Obet berharap DPRD dan Pemko Medan dapat memberikan perhatian terhadap usulan penambahan anggaran pada tahun berikutnya agar program pembinaan dan pelayanan kepada umat Kristiani dapat berjalan lebih optimal.
“Kami sangat berharap adanya penambahan anggaran sehingga pelayanan kepada jemaat, rumah ibadah, serta berbagai kegiatan gereja dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Selain persoalan anggaran, Obet juga menyoroti rencana pelaksanaan Natal Oikumene Kota Medan. Ia mempertanyakan informasi mengenai pembentukan panitia perayaan natal oleh Pemko Medan namun tidak melibatkan PGI Kota Medan. Seharusnya lanjut Obet, pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan PGI Kota Medan sebagai wadah persekutuan gereja-gereja.
Menurutnya, keterlibatan PGI penting untuk memastikan kegiatan keagamaan tersebut berjalan dengan semangat kebersamaan dan melibatkan gereja-gereja secara luas.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wong Chun Sen menegaskan dukungannya terhadap program PGI Kota Medan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan gereja dan umat Kristiani.
Terkait usulan penambahan anggaran, Wong mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar aspirasi tersebut dapat dibahas untuk tahun anggaran berikutnya dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan APBD Kota Medan.
“Kami mendukung program-program PGI, terutama yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada gereja dan umat Kristiani. Untuk usulan penambahan anggaran, akan kami upayakan sesuai dengan kemampuan APBD Kota Medan,” ujarnya.
Senada dengan itu, anggota DPRD Kota Medan, Jusup Ginting Suka, S.E., turut mendukung usulan penambahan anggaran bagi PGI Kota Medan.
Menurut politisi PDI Perjuangan Kota Medan ini, dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar berbagai program pembinaan, pelayanan jemaat, serta kegiatan yang berkaitan dengan rumah ibadah dapat terlaksana secara berkelanjutan.
Ia berharap aspirasi pengurus PGI Kota Medan mendapat perhatian dari Pemko Medan sehingga pelayanan kepada umat Kristiani dapat terus ditingkatkan.
“Anggaran yang memadai sangat diperlukan agar program kerja PGI Kota Medan dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam pelayanan jemaat, rumah ibadah, dan kegiatan gereja lainnya,” tutupnya. (rbk/mn)
