POLITIK

Pansus LKPJ TA 2023 Desak Disnaker Perbaiki Pendataan Pencari Kerja

Pansus LKPJ TA 2023 Desak Disnaker Perbaiki Pendataan Pencari Kerja
Foto:

MEDAN | RAGAMBERITAKOTA.COM - Pertanyaan kritis dilontarkan Pansus LKPJ TA 2023 DPRD Medan kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terkait aplikasi SIDUTA dan pendataan pencari kerja. Pertanyaan tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan LKPJ bersama OPD terkait, di ruang Banggar gedung DPRD Medan, Senin (25/3/2024).

Ketua Pansus LKPJ, Ilhamsyah, meminta para pimpinan OPD yang hadir untuk melaporkan capaian kerjanya, terutama Disnaker terkait penggunaan aplikasi SIDUTA.

“Kami ingin tahu sejauh mana target pekerjaan yang sudah terealisasi, terutama terkait penggunaan aplikasi SIDUTA untuk mempermudah warga Kota Medan mencari kerja,” kata Ilhamsyah.

Kepala Disnaker Kota Medan, I.C Simbolon, menjelaskan bahwa aplikasi SIDUTA bermanfaat sebagai media membangun link and match antara pencari kerja dan pemberi kerja.

“Masyarakat Kota Medan cukup mengakses aplikasi SIDUTA tanpa harus datang ke kantor Disnaker. Pencari kerja bisa memasukkan data AK1 untuk melihat lowongan kerja, pelatihan, dan pemagangan,” papar Simbolon.

Anggota Pansus, Wong Chun Sen Tarigan, mempertanyakan capaian serapan tenaga kerja dan keluhan pencari kerja yang ditolak perusahaan meskipun telah melengkapi berkas.

“Pekerja TKI juga harus difasilitasi pendataannya dengan baik. Perhatikan kelengkapan berkas mereka agar tidak timbul masalah. Pekerja asing di Kota Medan juga harus diawasi jumlahnya,” tegas Wong.

Duma Dame Sari Hutagalung menyarankan Disnaker berkolaborasi dengan Dinas Perkim terkait penyediaan lapangan pekerjaan.

“Pastikan para pekerja tercover BPJS Tenagakerja,” harapnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Simbolon menjelaskan bahwa seluruh kriteria pencari kerja telah diatur dalam peraturan Pemko Medan.

“Hampir 700 perusahaan telah menginformasikan lowongan kerja di SIDUTA, termasuk untuk pekerja disabilitas. Mereka telah diberdayakan di beberapa perusahaan swasta di Kota Medan,” jelasnya.

Disnaker juga memfasilitasi pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja, termasuk penyandang disabilitas.

Wong mengingatkan Disnaker untuk mendata pencari kerja dengan baik dan benar.

“Sehingga diketahui berapa jumlah pencari kerja dan lowongan kerja yang tersedia,” imbuhnya.

Ilhamsyah berharap peran Disnaker dalam memfasilitasi pencari kerja lebih terasa.

“Peran tersebut harus dijalankan sesuai tupoksi Disnaker,” pungkasnya.

Rapat dihadiri Ketua Pansus Ilhamsyah, Wong Chun Sen Tarigan, Abdul Roni, Bukhari, Dame Duma Sari Hutagalung, dan Saiful Ramadhan.(rbk/m*n)

← Kembali ke berita terbaru