POLITIK

Medan: Tokoh Masyarakat Kritik Kenaikan Tarif Sampah Hampir 500%

Medan: Tokoh Masyarakat Kritik Kenaikan Tarif Sampah Hampir 500%
Foto: Tokoh masyarakat Kota Medan,Drs. Herri Zulkarnain, S.E., M.Si.(foto/dok))

MEDAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Tokoh masyarakat Medan, Herri Zulkarnaen Hutajulu, mengkritik keras kenaikan tarif sampah rumah tangga di Kota Medan yang mencapai hampir 500%. Dia menyebut kebijakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan ini sebagai "gila" dan "bom waktu" bagi Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Herri mempertanyakan koordinasi antara Kepala DLH Muhammad Husni dengan Bobby Nasution sebelum kebijakan tersebut disahkan. Dia menduga Husni "menjebak" Bobby dengan kebijakan ini, yang berpotensi merusak reputasi Wali Kota Medan.

Dia juga mempertanyakan besaran kenaikan tarif yang drastis, yang menurutnya bisa memicu masyarakat kembali membuang sampah sembarangan. Herri menyarankan agar kenaikan tarif dilakukan secara bertahap, misalnya 5% atau 10% setiap tahun.

Sementara itu, Husni menegaskan bahwa implementasi kenaikan tarif sampah mengacu pada Perda No 1 Tahun 2024 yang disahkan pada 5 Januari 2024. Dia mengatakan bahwa perda tersebut sudah memuat tarif yang berlaku dan tidak memerlukan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai petunjuk teknis.

Husni juga menanggapi kritik Herri tentang citra Bobby yang tercoreng. Dia mengatakan bahwa perda tersebut merupakan produk hukum eksekutif (Pemko Medan) dan legislatif (DPRD Medan) yang telah melalui kajian dan koordinasi dengan Bobby Nasution.

Herri tetap tidak setuju dengan kebijakan ini dan meminta agar DLH mempertimbangkan kembali besaran kenaikan tarif. Dia juga meminta masyarakat untuk mengawasi jalannya implementasi kebijakan ini.(Red/rbk)

← Kembali ke berita terbaru