POLITIK

Jaya Saputra Jemput Aspirasi Masyarakat Belawan Terkait Pembangunan Kota Medan

Jaya Saputra Jemput Aspirasi Masyarakat Belawan Terkait Pembangunan Kota Medan
Foto:

RAGAMBERITAKOTA.COM | MEDAN - Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, Jaya Saputra melaksanakan reses masa sidang pertama tahun sidang ke-V tahun anggaran 2024 di Kecamatan Medan Belawan. Kegiatan reses tersebut dilaksanakan selama dua hari, pada hari pertama digelar Sabtu (20/01/2024), dan hari kedua digelar Minggu (21/01/2024).

Pada acara reses tersebut, Jaya Saputra menyampaikan berbagai program pembangunan Pemko Medan menyangkut persoalan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rumah layak huni dan UMKM.

Soal kesehatan, Jaya Saputra mengatakan bahwa DPRD bersama Pemko Medan terus melanjutkan program Universal Health Coverage (UHC) dengan menambah jumlah anggarannya di tahun 2024 ini.

 "Tahun 2023 alokasikan anggarannya sebesar Rp. 247 miliar dan pada tahun 2024 ini bertambah menjadi Rp. 270 miliar. Semua ini untuk membayar kesehatan warga Kota Medan ke BPJS Kesehatan," katanya.

Soal pendidikan, Jaya Saputra menyebutkan bahwa DPRD bersama Pemko Medan mengalokasikan anggaran mencapai Rp. 1,3 triliun lebih pada tahun 2024 ini.

Anggaran tersebut, katanya, selain untuk tetap memberikan bantuan kepada siswa tidak mampu yang belum tuntas dari program pemerintah pusat (KIP), juga untuk bantuan kepada anak putus sekolah.

  "Saat ini kita sedang mendata anak-anak yang tidak mendapatkan bantuan dan anak putus sekolah. Jadi, nantinya tidak ada anak-anak Kota Medan yang tidak sekolah," sebutnya.

Soal infrastruktur, Jaya Saputra mengatakan bahwa selain terus membuat dan memperbaiki infrastruktur jalan dan drainase, juga tetap melanjutkan program perbaikan rumah tidak layak huni.

  "Persoalan saat ini, ribuan rumah di Belawan tidak dapat diperbaiki, karena alas haknya masih atas nama Pelindo. Solusinya, kita berharap lahan tersebut bisa dihibahkan ke Pemko Medan, agar rumah-rumah tidak layak huni yang masih berada di atas lahan Pelindo bisa diperbaiki," ujarnya

Soal daerah kumuh, Jaya Saputra mengatakan bahwa DPRD bersama Pemko Medan terus berupaya mengurangi daerah kumuh secara kawasan dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemko Medan.

 "Daerah kumuh itu mencakup tempat tinggal yang layak, infrastruktur yang baik serta sanitasi dan air bersih yang baik. Makanya, di perlukan kolaborasi lintas OPD untuk mengatasinya," katanya.

Soal UMKM, Jaya Saputra mengatakan bahwa terus dilakukan pendataan agar UMKM mendapatkan bantuan, baik permodalan maupun peralatan.

"Ini dilakukan, tidak hanya menghidupkan UMKM tersebut, tetapi juga mengatasi penggangguran dengan membuka lapangan kerja melalui UMKM," katanya.

Terkait tanggul rob, Jaya Saputra mengatakan bahwa Pemko Medan terus didorong menanggulangi banjir rob di Belawan.

 "Satu wilayah sudah selesai. Kiranya ini bisa dikaji lagi secara komperhensif, sehingga penanggulangan banjir rob bisa di atasi secara maksimal," harapnya.

Kepada masyarakat, Jaya Saputra mengimbau agar ikut berpartisipasi aktif membantu pemerintah menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang.

"Semua aspirasi yang disampaikan dalam Reses menjadi masukan dan akan diteruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti menjadi program pembangunan tahun 2024," ujarnya.(rbk/m*n)

← Kembali ke berita terbaru