BERITA POPULER
Ketua DPRD Medan dan Jajaran Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
2026-08-15 ADVERTORIAL
Rapat Paripurna DPRD Kota Medan Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPJ Pemko Medan TA 2024
2025-03-26 ADVERTORIAL
DPRD Medan Gelar Paripurna Laporan Reses Pertama 2024 Dapil 1 s/d 5,Masalah Insfrastruktur,Kesehatan,Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial Banyak Dikeluhkan
2024-02-20 ADVERTORIAL
 OLAH RAGA
Kejuaraan Dankosek I Offroad Competition 2024 Resmi Ditutup, Ribuan Penonton Tumpah Ruah
2024-10-28 OLAHRAGA
Target 5 Emas, Binaraga Sumut Andalkan Prestasi Internasional di PON Aceh-Sumut
2024-07-26 OLAHRAGA
 BERITA UMUM
Ricuh! Pemilihan Ketua Koordinator Wartawan Unit Pemko Medan Dinilai Tidak Sah
2024-03-06 UMUM
HUT ke 7 SMSI Sumut Luncurkan Buku Ekspedisi Kaldera Toba: Ajakan Peduli Ekosistem dan Majukan Pariwisata Danau Toba
2024-03-09 UMUM
Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan dan YLMI Bagikan Takjil di Bulan Ramadhan
2024-04-05 UMUM
Prof. Pdt. Elly Sri K Tumangger Berbagi Dana Kesehatan untuk Staf Marketing
2024-04-22 UMUM
PELINDO MULTI TERMINAL SELARASKAN STRATEGI TRANSFORMASI PELABUHAN NONPETIKEMAS DENGAN PENGEMBANGAN SDM
2024-05-15 UMUM
Kebakaran Melanda Belawan Bahari, 5 Rumah Hangus Terbakar
2024-05-24 UMUM
Pencemaran Lingkungan Diduga Terjadi di Pabrik PT SJA Sei Buluh Perbaungan, Warga Keluhkan Limbah Berbahaya dan Beracun
2024-05-29 UMUM
2026-09-02 UMUM
BELAWAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Kinerja pengelolaan depo Contaener oleh PT Multi Terminal Indonesi (MTI) dikawasan pelabuhan Belawan menuwai sorotan serius. Fasilitas vital arus Logistik tersebut justru berada dalam kondisi memprihatinkan-tergebang air, rusak dan diduga minim perawatan.
Pantauan di lapangan terlihat jelas, menunjukan area penumpukan Contaener berubah menyerupai kolam. genangan air menutupi sebahagia besar lapangan depo, dalam hal ini tentunya sangat menghambat aktivitas bongkar muat, serta meningkatkan resiko kerusakan Contaener, barang dan peralatan Oprasional.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan kewajiban biyaya yang tetap di bebankan penuh kepada pengguna jasa. Sejumlah penyewa yang terikat kontrak melalui PT Multi Terminal Indonesia menilai tidak ada keseimbangan antara tarif layanan dengan kualitas fasilitas yang di terima.
"Biyaya tetap berjalan, tapi prasarana seperti ini jelas merugikan kami selaku pengusaha pengguna jasa, dan ini bukan standar depo Logistik," ujar salah seorang pelaku usah yang meminta identitasnya tidak di publikasikan.
Persoalan di lapangan disebut bersumber dari sistem drainase yang tidak berfungsi optimal, dan diperparah lagi dengan kondisi jalan berlubang, serta kontur tanah yang tidak rata. Indikasi pembiaran pun mencuat, mengingat kerusakan dinilai cukup parah Tampa adanya penanganan yang signifikan.
Situasi ini semangkin disorot setelah PT Prima Indonesia Logistik (PIL) diketahui telah bergabung (merger) dengan PT Multi Terminal nal Indonesia (MTI), namun hingga senin (31/8/2026), upaya konfirmasi kepada General Manager (GM),PT MTI, Heri yang berpusat di Palembang belum mendapat tanggapan. Tidak adanya klarifikasi mempertegas minimnya transparansi atas persoalan yang terjadi di lapangan.
Padahal, depo Contaener Belawan merupakan simpul strategis distribusi barang di Provinsi Sumatra Utara, sejumlah Perusahaan seperti PT PJN, PT Intercon, PT BSA, PT SPIL, PT SLL, dan PT CTP, tercatet sebagai pengguna aktif, Aktivitas mareka berkontribusi langsung terhadap perputaran ekonomi dan pendapatan di sektor kepelabuhanan.
Ditempat terpisah Rudi Hartono SH selaku pengguna jasa kepelabuhanan dan juga sebagai Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Cabang Belawan Sumatra Utara menilai kondisi ini tidak sekedar persoalan teknis, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola aset, sebagai entitas yang mengola fasilitas strategis, PT PIL atau yang sekarang setelah merger menjadi PT MTI seharusnya menerapkan standar pemeliharaan, manajemen resiko, serta sistem pengawasan yang terukur dan berkelanjutan.
"Jika dibiarkan berlarut, ini berpotensi merusak kepercayaan pelaku usaha terhadap ekosistem Logistik Nasional," ujarnya.
Minimnya respon dari pengelola memperkuat desakan publik dan pengusaha jasa angkutan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengelola depo contaeber yang dikendalikan PT MTI di kawasan Pelabuhan Belawan. Perbaikan infrastruktur, pembenahan sistem drainase, lampu Penerangan, serta peningkatan pengawasan dinilai mendesak guna mencegah kerugian ekonomi yang lebih luas.(rbk)
 TINGGALKAN KOMENTAR
 TEMUKAN JUGA KAMI DI
 Facebook   Instagram   WhatsApp Ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru setiap harinya
 BERITA TERBARU
 TAG BERITA
 PEMERINTAHAN
Buka Sosialisasi Transisi PAUD ke SD, Ny Kahiyang Ayu: Hindari Terjadinya Stres Pada Anak
2023-11-08 PEMERINTAHAN
 TNI/POLRI
 HUKUM
Mabuk, David Chandra Aniaya Pengacara Kondang Sun Sin SH MH /// Jari Tangan Patah Dihantam Kursi
2024-07-10 HUKUM
Guru Sampoerna Academy Medan Lapor ke Disnaker Sumut: Dipecat Tanpa Pesangon
2024-07-31 HUKUM
Kejaksaan Negeri Medan Ajak SMSI Medan Jadi Benteng Terdepan Lawan Hoaks
2024-10-11 HUKUM
HUKUM
Pengacara Kota Medan Dedi Ismanto Menerima Audiensi SMSI, Harap Sinergi Antara Media Dan Kuasa Hukum Semakin Solid
2024-10-11 HUKUM
Jln.Platina VII Komp Deli Indah Blok C No 4 Lk I Kel. Titi Papan, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, 20244
Telp : (+62) 813-7014-0868
© Ragam Berita Kota 2024|PT. Media Ragam Sehati