Ragam Berita Kota

 BERITA POPULER


Rapat Paripurna DPRD Kota Medan Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPJ Pemko Medan TA 2024

2025-03-26 ADVERTORIAL

DPRD Medan Gelar Paripurna Laporan Reses Pertama 2024 Dapil 1 s/d 5,Masalah Insfrastruktur,Kesehatan,Pendidikan dan Kesejahteraan Sosial Banyak Dikeluhkan

2024-02-20 ADVERTORIAL

 OLAH RAGA


Kejuaraan Dankosek I Offroad Competition 2024 Resmi Ditutup, Ribuan Penonton Tumpah Ruah

2024-10-28 OLAHRAGA


Target 5 Emas, Binaraga Sumut Andalkan Prestasi Internasional di PON Aceh-Sumut

2024-07-26 OLAHRAGA


 BERITA UMUM


Ricuh! Pemilihan Ketua Koordinator Wartawan Unit Pemko Medan Dinilai Tidak Sah

2024-03-06 UMUM


HUT ke 7 SMSI Sumut Luncurkan Buku Ekspedisi Kaldera Toba: Ajakan Peduli Ekosistem dan Majukan Pariwisata Danau Toba

2024-03-09 UMUM


Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan dan YLMI Bagikan Takjil di Bulan Ramadhan

2024-04-05 UMUM


Prof. Pdt. Elly Sri K Tumangger Berbagi Dana Kesehatan untuk Staf Marketing

2024-04-22 UMUM


PELINDO MULTI TERMINAL SELARASKAN STRATEGI TRANSFORMASI PELABUHAN NONPETIKEMAS DENGAN PENGEMBANGAN SDM

2024-05-15 UMUM


Kebakaran Melanda Belawan Bahari, 5 Rumah Hangus Terbakar

2024-05-24 UMUM


Pencemaran Lingkungan Diduga Terjadi di Pabrik PT SJA Sei Buluh Perbaungan, Warga Keluhkan Limbah Berbahaya dan Beracun

2024-05-29 UMUM


Rico Waas Dorong PUD RPH Optimalkan Aset, Kembangkan Cold Storage dan Hilirisasi Produk Daging

2026-07-29 PEMERINTAHAN

MEDAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki dengan mengembangkan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging. Langkah tersebut dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah, sehingga tidak lagi hanya bergantung pada pendapatan dari jasa pemotongan ternak, tetapi juga mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

Arahan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi PUD Rumah Potong Hewan Triwulan III di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (28/7/2026). Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Dirut PUD RPH, Irwansyah Gultom dan Jajaran direksi PUD RPH.

Dalam rapat tersebut, Rico Waas meminta seluruh jajaran PUD RPH tidak lagi bersikap pasif dalam mencari peluang usaha. Ia menginstruksikan direksi untuk aktif menawarkan potensi kerja sama kepada perusahaan-perusahaan di berbagai daerah, termasuk di Pulau Jawa, guna meningkatkan aktivitas bisnis RPH.

"Kalau memang perlu, jemput bola. Datangi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang daging, tawarkan proposal kerja sama. Kita tidak bisa lagi hanya menunggu peluang datang," tegas Rico Waas.

Meski demikian, Rico mengingatkan bahwa upaya mencari investor tidak akan memberikan hasil maksimal apabila persoalan internal perusahaan belum dibenahi. Menurutnya, tata kelola organisasi, sistem kerja, hingga standar operasional harus diperkuat terlebih dahulu agar calon mitra memiliki kepercayaan untuk berinvestasi.

Rico Waas juga menyoroti kondisi pendapatan PUD RPH yang dinilai masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan aset yang dimiliki. Dengan luas lahan mencapai sekitar lima hektare, menurut Rico Waas, pendapatan perusahaan saat ini belum mampu menciptakan kondisi keuangan yang sehat.

Rico Waas juga memaparkan, berdasarkan data yang dipresentasikan dalam rapat, jumlah pemotongan sapi tertinggi masih berkisar 892 ekor per bulan. Angka tersebut dinilai belum cukup untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara signifikan.

"Kalau ingin perusahaan ini benar-benar sehat, jumlah pemotongan harus meningkat beberapa kali lipat. Dengan kondisi sekarang, perusahaan akan stagnan. Kita tentu tidak ingin RPH berjalan tetapi perlahan-lahan mati," ujar Rico Waas.

Selain meningkatkan volume usaha utama, Rico juga meminta PUD RPH mulai memanfaatkan aset-aset yang selama ini belum produktif. Menurutnya, aset yang tidak mampu dikelola sendiri dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme yang sesuai ketentuan, sehingga mampu menghasilkan pendapatan baru bagi perusahaan.

Ia mengusulkan pengembangan kawasan peternakan unggas sebagai salah satu prioritas. Lahan yang disiapkan diminta segera diukur, dilakukan appraisal melalui KPKNL, kemudian ditawarkan kepada investor atau perusahaan yang berminat dengan skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Tidak hanya itu, Rico juga mendorong pengembangan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging agar PUD RPH tidak hanya mengandalkan jasa pemotongan ternak.

"Hilirisasi harus mulai dipikirkan. Produk turunannya bisa berupa bakso, kornet, maupun olahan daging lainnya. Jadi sumber pendapatan perusahaan semakin beragam," sebut Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas meminta proposal pengembangan tersebut segera disusun secara lengkap, rinci, dan profesional dalam pekan ini. Proposal harus memuat rencana pengembangan usaha, analisis bisnis, hingga daftar perusahaan potensial yang dapat diajak bekerja sama.

Di akhir arahannya, Rico menegaskan rapat evaluasi bukan untuk mencari kesalahan direksi maupun jajaran PUD RPH. Sebaliknya, forum tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi persoalan dan menyusun langkah konkret agar perusahaan daerah tersebut memiliki masa depan yang lebih baik.

"Kami tidak ingin menyalahkan RPH. Kami ingin RPH menjadi lebih baik. Karena itu setiap evaluasi harus menghasilkan solusi, bukan sekadar menyampaikan data mentah. Pada pertemuan berikutnya saya ingin melihat data yang sudah matang, argumentasi yang kuat, serta progres nyata dari seluruh rencana pengembangan yang telah disepakati," pungkasnya.(rbk//mn)

Rico Waas Dorong PUD RPH Optimalkan Aset, Kembangkan Cold Storage dan Hilirisasi Produk Daging

2026-07-29 PEMERINTAHAN

MEDAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki dengan mengembangkan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging. Langkah tersebut dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah, sehingga tidak lagi hanya bergantung pada pendapatan dari jasa pemotongan ternak, tetapi juga mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

Arahan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi PUD Rumah Potong Hewan Triwulan III di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (28/7/2026). Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Dirut PUD RPH, Irwansyah Gultom dan Jajaran direksi PUD RPH.

Dalam rapat tersebut, Rico Waas meminta seluruh jajaran PUD RPH tidak lagi bersikap pasif dalam mencari peluang usaha. Ia menginstruksikan direksi untuk aktif menawarkan potensi kerja sama kepada perusahaan-perusahaan di berbagai daerah, termasuk di Pulau Jawa, guna meningkatkan aktivitas bisnis RPH.

"Kalau memang perlu, jemput bola. Datangi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang daging, tawarkan proposal kerja sama. Kita tidak bisa lagi hanya menunggu peluang datang," tegas Rico Waas.

Meski demikian, Rico mengingatkan bahwa upaya mencari investor tidak akan memberikan hasil maksimal apabila persoalan internal perusahaan belum dibenahi. Menurutnya, tata kelola organisasi, sistem kerja, hingga standar operasional harus diperkuat terlebih dahulu agar calon mitra memiliki kepercayaan untuk berinvestasi.

Rico Waas juga menyoroti kondisi pendapatan PUD RPH yang dinilai masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan aset yang dimiliki. Dengan luas lahan mencapai sekitar lima hektare, menurut Rico Waas, pendapatan perusahaan saat ini belum mampu menciptakan kondisi keuangan yang sehat.

Rico Waas juga memaparkan, berdasarkan data yang dipresentasikan dalam rapat, jumlah pemotongan sapi tertinggi masih berkisar 892 ekor per bulan. Angka tersebut dinilai belum cukup untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara signifikan.

"Kalau ingin perusahaan ini benar-benar sehat, jumlah pemotongan harus meningkat beberapa kali lipat. Dengan kondisi sekarang, perusahaan akan stagnan. Kita tentu tidak ingin RPH berjalan tetapi perlahan-lahan mati," ujar Rico Waas.

Selain meningkatkan volume usaha utama, Rico juga meminta PUD RPH mulai memanfaatkan aset-aset yang selama ini belum produktif. Menurutnya, aset yang tidak mampu dikelola sendiri dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme yang sesuai ketentuan, sehingga mampu menghasilkan pendapatan baru bagi perusahaan.

Ia mengusulkan pengembangan kawasan peternakan unggas sebagai salah satu prioritas. Lahan yang disiapkan diminta segera diukur, dilakukan appraisal melalui KPKNL, kemudian ditawarkan kepada investor atau perusahaan yang berminat dengan skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Tidak hanya itu, Rico juga mendorong pengembangan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging agar PUD RPH tidak hanya mengandalkan jasa pemotongan ternak.

"Hilirisasi harus mulai dipikirkan. Produk turunannya bisa berupa bakso, kornet, maupun olahan daging lainnya. Jadi sumber pendapatan perusahaan semakin beragam," sebut Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas meminta proposal pengembangan tersebut segera disusun secara lengkap, rinci, dan profesional dalam pekan ini. Proposal harus memuat rencana pengembangan usaha, analisis bisnis, hingga daftar perusahaan potensial yang dapat diajak bekerja sama.

Di akhir arahannya, Rico menegaskan rapat evaluasi bukan untuk mencari kesalahan direksi maupun jajaran PUD RPH. Sebaliknya, forum tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi persoalan dan menyusun langkah konkret agar perusahaan daerah tersebut memiliki masa depan yang lebih baik.

"Kami tidak ingin menyalahkan RPH. Kami ingin RPH menjadi lebih baik. Karena itu setiap evaluasi harus menghasilkan solusi, bukan sekadar menyampaikan data mentah. Pada pertemuan berikutnya saya ingin melihat data yang sudah matang, argumentasi yang kuat, serta progres nyata dari seluruh rencana pengembangan yang telah disepakati," pungkasnya.(rbk//mn)

Rico Waas Dorong PUD RPH Optimalkan Aset, Kembangkan Cold Storage dan Hilirisasi Produk Daging

2026-07-28 PEMERINTAHAN

MEDAN || RAGAMBERITAKOTA.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki dengan mengembangkan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging. Langkah tersebut dinilai menjadi strategi penting untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah, sehingga tidak lagi hanya bergantung pada pendapatan dari jasa pemotongan ternak, tetapi juga mampu menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.

Arahan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi PUD Rumah Potong Hewan Triwulan III di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (28/7/2026). Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Dirut PUD RPH, Irwansyah Gultom dan Jajaran direksi PUD RPH.

Dalam rapat tersebut, Rico Waas meminta seluruh jajaran PUD RPH tidak lagi bersikap pasif dalam mencari peluang usaha. Ia menginstruksikan direksi untuk aktif menawarkan potensi kerja sama kepada perusahaan-perusahaan di berbagai daerah, termasuk di Pulau Jawa, guna meningkatkan aktivitas bisnis RPH.

"Kalau memang perlu, jemput bola. Datangi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang daging, tawarkan proposal kerja sama. Kita tidak bisa lagi hanya menunggu peluang datang," tegas Rico Waas.

Meski demikian, Rico mengingatkan bahwa upaya mencari investor tidak akan memberikan hasil maksimal apabila persoalan internal perusahaan belum dibenahi. Menurutnya, tata kelola organisasi, sistem kerja, hingga standar operasional harus diperkuat terlebih dahulu agar calon mitra memiliki kepercayaan untuk berinvestasi.

Rico Waas juga menyoroti kondisi pendapatan PUD RPH yang dinilai masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan aset yang dimiliki. Dengan luas lahan mencapai sekitar lima hektare, menurut Rico Waas, pendapatan perusahaan saat ini belum mampu menciptakan kondisi keuangan yang sehat.

Rico Waas juga memaparkan, berdasarkan data yang dipresentasikan dalam rapat, jumlah pemotongan sapi tertinggi masih berkisar 892 ekor per bulan. Angka tersebut dinilai belum cukup untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara signifikan.

"Kalau ingin perusahaan ini benar-benar sehat, jumlah pemotongan harus meningkat beberapa kali lipat. Dengan kondisi sekarang, perusahaan akan stagnan. Kita tentu tidak ingin RPH berjalan tetapi perlahan-lahan mati," ujar Rico Waas.

Selain meningkatkan volume usaha utama, Rico juga meminta PUD RPH mulai memanfaatkan aset-aset yang selama ini belum produktif. Menurutnya, aset yang tidak mampu dikelola sendiri dapat dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui mekanisme yang sesuai ketentuan, sehingga mampu menghasilkan pendapatan baru bagi perusahaan.

Ia mengusulkan pengembangan kawasan peternakan unggas sebagai salah satu prioritas. Lahan yang disiapkan diminta segera diukur, dilakukan appraisal melalui KPKNL, kemudian ditawarkan kepada investor atau perusahaan yang berminat dengan skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Tidak hanya itu, Rico juga mendorong pengembangan fasilitas cold storage serta hilirisasi produk daging agar PUD RPH tidak hanya mengandalkan jasa pemotongan ternak.

"Hilirisasi harus mulai dipikirkan. Produk turunannya bisa berupa bakso, kornet, maupun olahan daging lainnya. Jadi sumber pendapatan perusahaan semakin beragam," sebut Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas meminta proposal pengembangan tersebut segera disusun secara lengkap, rinci, dan profesional dalam pekan ini. Proposal harus memuat rencana pengembangan usaha, analisis bisnis, hingga daftar perusahaan potensial yang dapat diajak bekerja sama.

Di akhir arahannya, Rico menegaskan rapat evaluasi bukan untuk mencari kesalahan direksi maupun jajaran PUD RPH. Sebaliknya, forum tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi persoalan dan menyusun langkah konkret agar perusahaan daerah tersebut memiliki masa depan yang lebih baik.

"Kami tidak ingin menyalahkan RPH. Kami ingin RPH menjadi lebih baik. Karena itu setiap evaluasi harus menghasilkan solusi, bukan sekadar menyampaikan data mentah. Pada pertemuan berikutnya saya ingin melihat data yang sudah matang, argumentasi yang kuat, serta progres nyata dari seluruh rencana pengembangan yang telah disepakati," pungkasnya.(rbk//mn)

 

 TINGGALKAN KOMENTAR

Sumber Data Cuaca: cuaca Medan hari ini

 TEMUKAN JUGA KAMI DI

 Facebook   Instagram   WhatsApp 

Ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru setiap harinya


 BERITA TERBARU


 TAG BERITA


#HUKUM #PEMERINTAHAN #TNI/POLRI #ADVERTORIAL #OLAHRAGA #POLITIK #UMUM

 PEMERINTAHAN


Buka Sosialisasi Transisi PAUD ke SD, Ny Kahiyang Ayu: Hindari Terjadinya Stres Pada Anak

2023-11-08 PEMERINTAHAN


PWPM Dorong Pemko Medan Lindungi 16.000 Pemulung Lewat BPJS Ketenagakerjaan

2026-07-30 PEMERINTAHAN


Pemko Medan Perkuat Akses Kesehatan, Rico Waas Dukung RS Vina Estetika Masuk Jaringan BPJS

2026-07-24 PEMERINTAHAN


Terima Audiensi BMI Kota Medan, Rico Waas: Bilal Mayyit Punya Peran Mulia, Harus Dibekali Ilmu dan Standar yang Benar

2026-07-24 PEMERINTAHAN


Dorong Perluasan Pasar UMKM, Wali Kota Medan Minta Indomaret Tambah Kuota Produk Lokal

2026-07-24 PEMERINTAHAN


Keberanian Kiran Mencuri Hati di Hari Anak Nasional, Rico Waas Beri Ruang untuk Semua Anak

2026-07-26 PEMERINTAHAN


 TNI/POLRI


Polres Pelabuhan Belawan Gelar Wisuda Purna Bakti Dan Rayakan Ulang Tahun Personil

2023-11-07 TNI/POLRI


Kapolresta DS Pimpin Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan di TMP Lubuk Pakam

2023-11-10 TNI/POLRI


Polres Pelabuhan Belawan, Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Toba 2023

2023-12-21 TNI/POLRI


Polres Pelabuhan Belawan Perketat Pengamanan Surat Suara PEMILU 2024, Proses Sortir dan Melipat

2024-01-10 TNI/POLRI


Kapolda Sumut Berikan Penghargaan Enam Personil Polres Pelabuhan Belawan

2024-01-12 TNI/POLRI


Bocah Tuna Rungu Hilang Saat Orang Tua Mencoblos di TPS, Keluarga Curiga Diculik

2024-02-16 TNI/POLRI


Kapolresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Kepada Korban Pengeroyokan

2024-03-09 TNI/POLRI


Warga Bakaran Batu Ancam Gerebek Lokasi Judi Tembak Ikan, Tagih Janji Dir Reskrimum Poldasu

2024-03-14 TNI/POLRI


Tim Gabungan Sidak ke Yang Lim Plaza, Bukan Arena Judi, Tapi Game Ketangkasan Berhadiah Elektronik

2024-04-24 TNI/POLRI


 HUKUM


Mabuk, David Chandra Aniaya Pengacara Kondang Sun Sin SH MH /// Jari Tangan Patah Dihantam Kursi

2024-07-10 HUKUM


Guru Sampoerna Academy Medan Lapor ke Disnaker Sumut: Dipecat Tanpa Pesangon

2024-07-31 HUKUM


Kejaksaan Negeri Medan Ajak SMSI Medan Jadi Benteng Terdepan Lawan Hoaks

2024-10-11 HUKUM


HUKUM


Pengacara Kota Medan Dedi Ismanto Menerima Audiensi SMSI, Harap Sinergi Antara Media Dan Kuasa Hukum Semakin Solid

2024-10-11 HUKUM






Kunjungi Media Sosial Kami

Unduh Aplikasi Ragam Berita

ragamberita.com

Jln.Platina VII Komp Deli Indah Blok C No 4 Lk I Kel. Titi Papan, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, 20244

Telp : (+62) 813-7014-0868

 

© Ragam Berita Kota 2024|PT. Media Ragam Sehati